image1

LET'S MAKE SOMETHING|I'M MAKER FROM SANTRI

Perbedaan Kernel, ROM dan Baseband


Kernel - Apa itu Kernel?
Secara umum Kernel adalah inti dari sebuah OS yang berfungsi menghubungkan hardware dan aplikasi yang kemudian disebut sebagai software. Kernel berisi informasi hardware atau sebagai driver bagi alat yang bersangkutan. Ketika kita berinteraksi dengan salah satu aplikasi atau program di perangkat handphone, sebenarya kita sedang memerintahkan Kernel untuk mengontrol hardware. Di level Kernel ini para developer melakukan modifikasi untuk mengoptimalkan kerja hardware (cpu, memory, audio, grafik dan lain-lain). Jadi, kita akan banyak temui jenis Kernel dengan kelebihan masing-masing di Android.
Fungsi Kernel adalah sebagai jembatan antara Operating System (OS) dan hardware. Dengan kata lain, kernel berfungsi sebagai penghubung antara sofware dengan hardware.
Dalam konteks hanphone Android, kernel juga menyimpan informasi driver untuk hardware. Oleh karenaya Kernel bisa diganti dengan proses flashing untuk meningkatkan performa hardware Android, misalnya overclock, memaksimalkan kemampuan suara, grafis dan lain-lain.
Secara awal Device android yang baru itu sudah terpasang kernel buatan pabrik atau sering di sebut stock kernel, tapi ada juga orang yang merasa tidak puas dengan kinerja kernel buatan pabrik yang terbatas salah satunya, tidak bisa mengoverclock prossesor. Maka dari itu dari beberapa orang membuat atau memodifikasi kernel buatan pabrik menjadi sesuai keinginan si modifikator, jadi bisa mengoverclock, salah satunya. Dibawah ini beberapa kernel modifikasi yang saya temukan 

[KERNEL][LINARO] LuPuS Kernel for Stock ICS [ALL MDPI] 

[KERNEL][ICS][LINARO] Vengeance [All MDPI][4.1.B.1.13 BASED] 
[KERNEL][LINARO][ICS][RADEON v3.0] For All MDPI
[Mini/Mini Pro/Active/LwW] MESA v2.9 ICS/JB 
[KERNEL][Mini/MiniPro/Active/Live] LuPuS-jB 

sumber : http://forum.xda-developers.com/showthread.php?t=2148684

 ROM - Apa itu ROM?
Istilah ROM (Read Only Memory) biasanya digunanakan dalam memory komputer (tempat BIOS) yg tidak membutuhkan power untuk menyimpen data. Dalam dunia Android, ROM disini adalah internal memory tempat OS Android disimpan. Jadi, ROM untuk handphone Android bisa disebut sebagai tempat/daya tampung OS dan kadang langsung diidentikkan dengan versi OS itu sendiri seperti Eclair, Froyo dan Gingerbread.
Dalam ROM berisi OS dan beberapa paket software untuk menjalankan aplikasi tertentu di handphone seperti SMS, telpon, main game dan sebagainya. Jika kita ingin menganti tampilan maka yang diganti adalah ROM ini.

Semua paket ROM/OS pasti berisi Kernel. Misalnya kita flash Kernel sebelum instal custom ROM, maka Kernel di ROM baru ini akan menimpa Kernel yang awal tadi. Jika kemudian ingin mengganti Kernel maka tinggal flash Kernel saja. Satu hal yang harus diperhatikan, pastikan versi Kernel sesuai, dan ROM kompatibel dengan Kernel.Istilah ROM (Read Only Memory) biasanya digunanakan dalam memory komputer (tempat BIOS) yg tidak membutuhkan power untuk  menyimpen data. Dalam hanhpone (Android), ROM disini adalah internal memory tempat OS (Android) disimpan. Jadi ROM untuk handphone Android bisa dikatakan tempat/daya tampung OS dan kadang langsung diidentikkan dengan versi OS itu sendiri. Proses flash ROM akan mengganti total OS di Android dan kadan termasuk Kernel dan Recovery mode.

Secara resmi (Stock) ROM terdiri dari 3 komponen: OS, Kernel dan Recovery dan beberapa aplikasi yang terintegrasi untuk menjalankan Android. ROM yang dibuat bukan oleh Google biasanya dinamakan Custom ROM dan tentunya berasal dari Stock ROM yang dimodifikasi.

Baseband - atau Modem. Salah satu bagian dari Firmware yang berfungsi sebagai alat komunikasi antara OS, hardware telekomunikasi dan penyedia jaringan telefon. Modem di Android berperan meningkatkan kinerja GPRS, 3G/E/H, WiFi, GPS, Bluetooth dan bahkan kinerja baterai.

sumber : http://androina.blogspot.com

Share this:

CONVERSATION

0 comments: