image1

LET'S MAKE SOMETHING|I'M MAKER FROM SANTRI

Fenomena Baru, SMS Sembari Tidur

Gangguan ini disebut sleep texting. Banyak menyerang remaja.

Remaja masa kini tak dapat dipisahkan dari ponsel mereka. (huffpost.com)
VIVAlife - Pernah tidur sambil mengirim pesan teks? Membaca dan menanggapi pesan teks saat tidur disebut sleep texting. Seperti tidur sambil berjalan, ini juga perilaku tidur yang abnormal. Belakangan, gangguan tidur seperti itu kian marak, terutama di kalangan remaja.

Para dokter khawatir, itu terkait dengan remaja yang kini tidak bisa dipisahkan dari ponsel. Pada remaja, kurang tidur dikaitkan dengan obesitas, tekanan darah tinggi, dan masalah perilaku.

Dr Mike Howell melalui penelitian Fairview Sleep Center di University of Minnesota Medical Center memperkirakan, setengah dari pasien remaja yang tidurnya bermasalah juga mengalami sleep texting. Karena, ditulis tanpa sadar, pesan yang dikirim sering kali membuat mereka malu.

“Kami khawatir ada orang yang telah mengirim SMS atau menelepon 911, tapi tidak menyadari apa yang baru saja terjadi,” kata Howell.

Bagaimana itu terjadi? Mengutip laman Star Tribune, bagian otak yang mengontrol ketrampilan motorik terbangun, sedangkan bagian otak yang mengatur memori dan penghakiman mungkin tetap tertidur. Itu sebabnya, orang bisa berjalan, berbicara, SMS, bahkan mengemudi, sementara mereka tidur .

Dr Gerald Rosen, direktur medis dari program pediatrik gangguan tidur di Rumah Sakit dan Klinik Anak Minnesota menganggap, sleep texting merupakan respons otomatis yang dimiliki tubuh. Itu seperti seorang ibu yang merespons bayinya saat menangis di tengah malam.

Tapi, Rosen juga melihat sleep texting sebagai gejala dari masalah yang lebih besar: ketergantungan remaja pada ponsel.

Bayangkan saja, menurut Pew Internet & American Life Project, satu dari tiga remaja mengirim SMS lebih dari seratus kali sehari. Setidaknya, empat dari lima remaja mengatakan mereka meletakkan ponsel di dekat tempat tidurnya.

Elizabeth Dowdell, seorang profesor Villanova University yang telah mempelajari sleep texting menjelaskan, meletakkan ponsel di dekat tempat tidur sepanjang malam adalah masalah besar. Secara tidak sadar, orang bisa saja membalasnya dengan sesuatu yang tidak mengenakkan.

Beberapa siswa Dowdell mengakui adanya gangguan SMS malam hari yang mereka alami. Namun, karena sleep texting dilakukan dalam kondisi tidak sadar, itu sulit dihilangkan. Dr Marjorie Hogan, seorang dokter anak di Hennepin County Medical Center menyarankan untuk meletakkan semua perangkat elektronik di luar kamar.

Share this:

CONVERSATION

1 comments:

Fera Rahma mengatakan...

info bagus tad, tambahin info bahaya meletakkan hp saat tidur dong tad, hee